Wagub Yakin Pilkada 2013 Tetap Akan Berjalan

AMBON – BERITA MALUKU. Masalah yang dikemukanan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provisi Maluku, Idrus Tatuhey terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang terancam batal gara-gara anggaran untuk pesta demokrasi Maluku tahun 2013 yang belum juga dikucurkan oleh Pemda Maluku.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff  kepada pers usai perayaan HUT Kota Ambon ke 437 di lapangan merdeka, Ambon, Jumat (7/9) menyatakan, bahwa Pemilukada 2013 nanti akan tetap berjalan.

Dirinya berjanji akan segera menanyakan kepada pemegang kebijakna anggaran daerah yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Ros Far-Far untuk permasalahan keterlambatan pengucuran dana Pemilukada ke KPU, karena anggaran tersebut sudah seharusnya diberikan pada Agustus lalu.

Menurut Assagaff, Pesta demokrasi Pemilukada 2013 di Maluku hanya dilakukan satu kali dalam lima tahun, sehingga jangan sampai ada permasalahan yang dapat mengakibatkan penundaan atau pembatalan.

"Pesta demokrasi 2013 adalah pesta rakyat sehingga hal itu wajib untuk diselenggarakan, dan tidak boleh ada yang menghambat penyelenggaraann pesta demokrasi tersebut," ungkapnya.

Karena itu Assagaff  akan mintakan kepada Sekda Maluku untuk mempertimbangkan pengusulan rasionalisasi terhadap anggaran pemilukada 2013 yang awalnya sebesar Rp 6,9 M menjadi Rp 5,5 M.

Anggaran yang telah dirasionalisasi itu kata Assagaff  rasanya tidak akan mencukupi pembiyaan pesta demokrasi tahun 2013, karena itu Assagaff mengharapkan adanya keprcayaan Sekda kepada pihak KPU sehingga nantinya pesta demokrasi dapat berjalan tanpa hambatan.

"Anggaran yang berjumlah Rp 5,5 M itu memang tidak cukup untuk menjalankan sebuah pesta demokrasi yang besar. Karena itu kita harus menunjukkan bahwa kita mampu mempercayai seseorang supaya mereka mau bekerja untuk pesta yang besar ini," ungkapnya.

Assagaff  sangat yakin, Pemda akan melakukan penyesuain secara baik terhadap masalah anggaran.  (BM 14)
Tag : Pilihan, Politik
Back To Top